3/17/2009 06:42:00 PM

Posisi Rupiah Rawan di Akhir Tahun


Nilai tukar rupiah di akhir tahun 2009 diprediksi bisa mencapai Rp 13.500/US$ seiring dengan situasi peralihan modal yang deras ke instrumen keuangan ke luar negeri.

Hal ini dikatakan oleh Pengamat Ekonomi Martin Panggabean ketika ditemui di Gedung Lemhanas, Jakarta, Selasa (17/3/2009).

"Para pelaku pasar memprediksi rupiah bisa mencapai Rp 13.500/US$ di akhir 2009, karena tidak adanya dana yang masuk ke dalam negeri," ujarnya.

Apalagi saat ini AS membutuhkan dana untuk stimulus, para ekonom memperkirakan AS akan membutuhkan dana US$ 2 triliun tahun ini lewat penerbitan obligasi.

"Berarti setiap kuartal dia akan terbitkan obligasi US$ 500 miliar, dan 60% akan diserap dari luar negeri, jadi akan ada perpindahan modal besar ke AS dan tekanan terhadap harga aset akan memburuk," paparnya.

Martin mengatakan kondisi ini akan membuat pemerintah sulit mencari pembiayaan untuk anggaran karena kondisi yang terjadi.

"Kemarin saja obligasi global pemerintah kuponnya sudah 11%, kalau dalam kondisi saat ini, mau berapa lagi kupon yang diberikan," tukasnya.
Pada penutupan perdagangan saham sesi siang, Selasa (17/3/2009) IHSG turun 7,099 poin (0,54%) menjadi 1.317,748. Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 12.00 WIB melemah 45 poin menjadi 11.970 per dolar AS.

0 komentar: