Jakarta: Tembang romantis More Than Words mungkin tak asing di telinga para penggemar musik, terutama penikmat funk metal maupun hard rock era 90-an. Ya, lagu yang meraih multiplatinum pada tahun 1990 ini memang melambungkan Extreme, grup band asal Boston, Amerika Serikat, di album keduanya: Pornograffitti.
Senin (15/12) malam, Extreme mengobati kerinduan banyak penggemarnya di Indonesia, bahkan Asia Tenggara, dengan sukses menggelar konser tur dunianya, Take us Alive. Penampilan sang vokalis Gary Cherone, Nuno Bettencourt pada gitar, pembetot bas Pat Badger, dan penggebuk drum Kevin Figueiredo, langsung disambut histeris ribuan penggemarnya yang memadati Tennis Indoor Senayan, Jakarta.
Lagu Decadence Dance dari album Pornograffitti mengawali penampilan mereka di Senayan. Diikuti Comfortably Dumb dari album terbaru mereka tahun 2008, Saudades De Rock. Sejak tahun 1989 sampai 2008, Extreme telah menelurkan tujuh album, dua di antaranya album kumpulan lagu terbaik mereka.
Sebagai grup band kelas dunia, Extreme memang piawai menggiring atmosfer penonton. Musik cadas sengaja ditampilkan sebagai pembuka untuk memanaskan area konser. Di pertengahan konser, barulah lagu-lagu lebih lambat yang dimainkan. Termasuk, tentunya, tembang populer mereka More Than Words.
Sejumlah penyanyi dan musisi tenar di Indonesia tampak di antara ribuan penonton. Di antaranya Dewa Bujana, gitaris band Gigi, dan Ari Lasso, mantan vokalis Dewa 19.
Penampilan Extreme di Jakarta, boleh dibanggakan. Soalnya, Jakarta menjadi satu-satunya kota di Asia Tenggara yang dipilih Extreme sebagai salah satu tujuan tur dunianya pada tahun ini. Dan banyak penggemar Extreme di Indonesia telah menanti penampilan mereka selama 17 tahun.
Ini setidaknya bisa menunjukkan pada musisi dunia lainnya bahwa keamanan di Jakarta, khususnya dan Indonesia pada umumnya tidak perlu dikhawatirkan. Mengingat belum lama ini, sejumlah musisi dan grup musik tenar dunia membatalkan konsernya di Indonesia karena alasan keamanan dan adanya travel warning atau peringatan bepergian dari negaranya.(ANS/Teguh Dwi Hartono)



0 komentar:
Posting Komentar